oleh

Jelang HAN ke-42, TP-PKK dan Baznas Babel Salurkan Bansos untuk Warga dan Anak Sakit.

BABEL.SIN.CO.ID – Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang diperingati pada 23 Juli 2026 mendatang, menjadi momentum bagi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) untuk berbagi kebahagiaan ke masyarakat kurang mampu dan sejumlah anak yang sedang sakit, di Kota Pangkalpinang.

Bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Babel, TP-PKK menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos), berupa beras, santunan, serta paket perlengkapan sekolah, di Kelurahan Ampui dan Pasir Putih, Kota Pangkalpinang, Senin (20/7/2026).

Selain menjadi rangkaian peringatan HAN ke-42 di Babel, penyaluran Bansos itu, juga merupakan implementasi program Berbagi Kasih Bersama Bunda Noni (Berseri), gagasan Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani.

Dibincangi usai menyerahkan bansos, Noni Hidayat menegaskan bahwa penyaluran bantuan tak hanya dilakukan saat peringatan HAN saja, melainkan telah menjadi agenda rutin tahunan TP-PKK Babel.

“Terima kasih Baznas Babel atas dukungannya, semoga melalui sinergi yang telah terjalin erat dengan TP-PKK Babel, ke depannya mampu mengadirkan program-program luar biasa lainnya,” tutur Noni Hidayat.

Baca Juga  Soal Reshuflle, SMSI Berharap Presiden Mendengar Berbagai Masukan

Lebih lanjut menurut Noni Hidayat, penyaluran bansos merupakan bentuk kepedulian nyata TP-PKK Babel terhadap masyarakat kurang mampu, khususnya bagi anak-anak yang kini sedang berjuang melawan penyakitnya.

Menurut dia, kehadiran berbagai pihak, menjadi penyemangat tersendiri bagi anak-anak dan keluarga dalam menghadapi masa pengobatan.

“Selain menyerahkan bantuan ke masyarakat kurang mampu, tadi kami juga mengunjungi dan menyerahkan bantuan ke beberapa anak di Pangkalpinang yang saat ini sedang sakit,” jelasnya.

“Kalau di Kelurahan Ampui nama anaknya Fadhilah, di Kelurahan Pasir Putih, nama anaknya Kenza Ramadhan. Semoga lekas sembuh dan bangkit meraih masa depan yang lebih baik. Semoga bantuan yang disalurkan hari ini bermanfaat,” tambahnya.

Terkait program Berseri, Noni Hidayat berharap program tersebut dapat menjadi ruang khusus dalam menghadirkan kepedulian nyata secara maksimal kepada masyarakat, khususnya anak-anak.

Baca Juga  Satpel SDA Jakpus Normalisasi Saluran Air di Jalan A Gang XII Kelurahan Karang Anyar

Program ini juga, lanjut Noni Hidayat, juga merupakan ajakan ke seluruh elemen masyarakat, untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan memberikan harapan bagi masa depan anak-anak di Babel.

Sementara itu, Desi (26), ibu dari Fadhilah (6), mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Babel melalui TP-PKK bersama Baznas.

“Alhamdulillah, terima kasih atas kepedulian Ibu Noni Hidayat dan Baznas kepada anak saya. Bantuan ini sangat mengurangi beban kami,” tutur Desi.

“Melalui ibu-ibu ini, Allah menitipkan rezeki untuk anak saya. Semoga Ibu-Ibu yang telah membantu selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan. Semoga anak saya juga segera diberikan kesembuhan,” sambungnya.

Ungkapan senada, turut disampaikan Lisa (37), ibu dari Kenza Ramadhan (5). Lisa dan keluarganya mengaku sangat terharu atas perhatian yang diberikan langsung oleh Ketua TP-PKK Babel.

“Terima kasih perhatian yang diberikan kepada kami, bantuan ini sangat sangat berarti untuk biaya operasi dan pengobatan anak saya. Semoga ibu dan bapak dilancarkan rejekinya,” ucap Lisa lirih.

Baca Juga  Lepas Calon Jemaah Haji Kep. Babel Kloter 8, Pj. Gubernur Suganda Pesankan Hal Ini

Sementara itu, Ketua Baznas Babel, Zulhadi, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, khususnya anak-anak yang sakit dan berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

“Bantuan ini untuk meringankan beban anggota keluarga yang mengalami sakit. Setiap bulan banyak proposal yang masuk ke Baznas, salah satunya anak-anak yang kita bantu hari ini,” kata Zulhadi.

Menurut Zulhadi, setiap pengajuan bantuan akan melalui proses verifikasi untuk menentukan tingkat urgensi.

“Kami melihat dulu mana yang paling mendesak. Kalau memang sakitnya membutuhkan penanganan segera, langsung kami bantu,” jelasnya.

“Perkembangan anak ini terus kami pantau. Jika nanti butuh tindakan pengobatan di luar daerah, Insyaallah akan kami bantu sesuai kemampuan,” pungkasnya

News Feed