oleh

Jelang Lebaran 2026, BPTD Babel Perketat Pengawasan Layanan Pelabuhan Tanjung Kalian

BABEL.SIN.CO.ID – Menjelang momentum krusial Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 Hijriah, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Bangka Belitung melakukan langkah proaktif dengan menggelar inspeksi mendalam terhadap Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Kalian, Muntok, pada Jumat (13/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari akselerasi kesiapan sarana dan prasarana transportasi penyeberangan di wilayah Kepulauan Bangka Belitung. BPTD Babel menempatkan pemenuhan hak pengguna jasa sebagai prioritas tertinggi melalui pengawasan ketat yang mencakup aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, kemudahan, hingga fasilitas kesetaraan.

Baca Juga  Sapta Nirwandar: RI Tuan Rumah Global Tourism Forum 15-16 September 2021 Libatkan 101 Pembicara Kelas Dunia

Optimalisasi Fasilitas Publik
Dalam tinjauan lapangan tersebut, tim teknis BPTD Babel menyisir setiap infrastruktur vital pelabuhan, mulai dari kelaikan ruang tunggu, higienitas fasilitas sanitasi, akurasi informasi jadwal, hingga aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, lansia, dan ibu menyusui.

Pemeriksaan juga menyentuh aspek operasional seperti sistem keamanan dan kondisi fisik dermaga. Hal ini dilakukan guna mendukung kelancaran arus bongkar muat kapal penyeberangan lintas Pulau Bangka – Pulau Sumatera yang diprediksi akan mengalami lonjakan volume penumpang saat mudik lebaran nanti.

Baca Juga  Kanwil Kemenkumham Babel Ikuti RAKOR KORWAS PPNS Yang Digelar Dit Reskrimsus Polda

Standardisasi Layanan Tanpa Kompromi
Kepala BPTD Kelas III Bangka Belitung, Pitra Setiawan, S.IP., M. Sc., menekankan bahwa tinjauan lapangan ini adalah filter utama dalam menjaga kualitas pelayanan publik. Menurutnya, Standar Pelayanan Minimal harus menjadi wajah baru transportasi di Bangka Belitung, di mana setiap fasilitas yang tersedia benar-benar berfungsi optimal untuk memberikan kenyamanan dan keamanan yang hakiki bagi seluruh masyarakat.

“Pelabuhan Tanjung Kalian adalah simpul layanan publik yang harus siap menghadapi tantangan lonjakan penumpang pada Angkutan Lebaran 2026. Kami ingin memastikan setiap pengguna jasa merasakan pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan berkesan melalui standar layanan yang terus ditingkatkan,” tegas Pitra.

Baca Juga  Gunawan Yasni, Seperempat Abad Mengkomunikasikan Pesan Ekonomi Syariah

BPTD Babel telah memberikan catatan evaluasi teknis kepada pengelola pelabuhan untuk segera ditindaklanjuti. Sinergi ini diharapkan mampu mentransformasi Pelabuhan Tanjung Kalian menjadi gerbang transportasi yang modern, efisien, dan berorientasi penuh pada kepuasan masyarakat di wilayah Negeri Serumpun Sebalai.

News Feed